BLANTERORBITv102

3 Linux yang Cocok untuk Laptop

Senin, 27 Desember 2021

Linux yang Cocok untuk Laptop

Perangkat komputer memerlukan sistem operasi agar dapat berjalan. Sistem operasi yang paling banyak dipakai saat ini adalah Windows. Meski begitu, ada sistem lain seperti Linux. Simak artikel mengenai linux yang cocok untuk laptop ini ya.

Walau tidak seterkenal Windows, ternyata Linux memiliki banyak keunggulan. Untuk dapat mengenali keunggulan Linux, maka perlu mempelajari Distro Linux. Istilah ini memang terdengar asing di telinga pemula. Namun ini langkah awal untuk mengenal Linux.

Mengenal Linux

Linux yang Cocok untuk Laptop

Distribusi Linux atau yang lebih dikenal dengan nama Distro Linux merupakan sistem operasi yang dibuat berdasarkan Kernel Linux. Sementara kernel sendiri adalah jembatan antara perangkat keras komputer dengan perangkat lunak yang akan dijalankan.

Contoh cara kerja kernel ini adalah  ketika pengguna memutar tombol speaker untuk menaikkan volume suara, maka hardware akan mengirimkan sinyal ke kernel, dan kernel akan menggunakan driver speaker yang tersedia untuk mengubah volume.

Sampai saat ini tersedia 300 lebih distro linux di internet, dimana setiap distro dibuat berbeda, disesuaikan dengan tujuan masing-masing. Ini merupakan salah satu alasan mengapa OS Linux lebih banyak digunakan oleh para programmer.

Oleh karena itu OS Linux sering digunakan untuk aktivitas yang rumit. Pilih distro yang sesuai dengan kebutuhan, karena setiap distro memiliki keunggulan tersendiri. Berikut 3 distro Linux yang cocok untuk laptop:

1. Manjaro Linux

Manjaro Linux merupakan salah satu distro Linux yang dikembangkan secara independen, sehingga memiliki open-source dan mudah dipelajari. Manjaro tersedia dalam versi 64bit dan 32bit sehingga cocok untuk pengguna baru dan profesional.

Salah satu keunggulan distro Linux adalah dukungan hardware detection manager yang luar biasa. Manjaro dilengkapi dengan Cutting Edge, yaitu akses ke software versi terbaru secara otomatis sehingga tidak perlu menginstal versi baru lagi.

Selain itu, di Manjaro proses instalasi perangkat baru ramah pengguna. Ketika laptop mendeteksi hardware baru yang terkoneksi ke perangkat (contohnya: vga card), Manjaro akan menginstal software yang diperlukan (driver vga card) secara otomatis.

2. Ubuntu

Linux yang Cocok untuk Laptop

Di kalangan pengguna laptop, Ubuntu sangat terkenal karena user interfacenya yang ramah, terutama bagi para pemula. OS ini dapat langsung perform setelah diinstal, bahkan tema pun dapat dengan leluasa diganti menyesuaikan selera pengguna.

Sistem operasi Ubuntu yang stabil menjadikannya jarang crash, error, juga minim masalah, sehingga layak digunakan sebagai daily driver. Ditambah lagi ukurannya yang ringan sehingga tidak membebani kinerja perangkat.

Selain dikenal karena memiliki software bawaan yang banyak, Ubuntu  juga mampu menerima banyak hardware yang tersambung ke laptop. Sifatnya yang ramah pada berbagai kombinasi perangkat keras (hardware) dan beragam jenis komputer membuat hampir semua pabrik hardware memberikan driver Ubuntu.

Dan yang paling penting, OS ini gratis. Ubuntu membebaskan pengguna untuk menginstal, memakai, menyebarluaskan, atau berbagi sistem operasi dengan pengguna lainnya, di berbagai perangkat yang dimiliki. Meskipun begitu, Ubuntu membuka peluang berdonasi untuk pengembangan OS ini. 

3. Elementary OS

Elementary OS merupakan distro Linux berbasis Ubuntu, sehingga stabil. OS ini merupakan distro linux yang cocok untuk laptop low end. Ukurannya yang sangat ringan untuk dijalankan tidak terlepas dari Pantheon, custom desktop environmentnya.

Kini Elementary OS semakin terkenal dengan tampilannya yang indah, ramah laptop low-end, juga ringan dan efisien. Meski minimum spesifikasi adalah prosesor Intel Core i3 dengan RAM 4GB, namun ternyata OS ini berjalan lancar dengan RAM 2GB.

Aplikasi bawaan (bloatware) Elementary OS tidak banyak, hanya sebelas aplikasi penting saja. Aplikasi tersebut diantaranya: browser, terminal, File Manager, kamera, juga kalender. Sayangnya, pembaruan Elementary OS lumayan lambat. OS ini baru akan mendapatkan pembaruan di kali kedua kernel Linux rilis versi baru. 

Jadi ketika OS lain sudah dua kali update versi terbaru, maka Elementary baru satu kali mendapatkannya. Pengembang Elementary mengatakan, hal ini dimaksudkan agar Elementary OS tetap stabil.

Sistem operasi Linux memang berbeda, dan awal menggunakannya sarat dengan tantangan. Hal ini dikarenakan pengguna harus mengetahui jenis-jenis Linux, kemudian menentukan yang sesuai dengan kebutuhannya. Tiga artikel distro Linux yang cocok untuk laptop di atas merupakan distro yang paling banyak dipakai pengguna laptop.


Author

Slamet Junianto

Content Writer, SEO & Digital Marketer